Indonesia Kompeten

Grounding/Earthing alias Pentanahan/Pembumian

Oleh : Bapak Rachmad Budianto,ST

Menyambung tulisan saya sebelum nya mengenai tulisan yang berkaitan Electrical Safety (keselamatan dalam kelistrikan) yang dulu membahas IP (ingress protection) kali ini saya mau menulis tentang materi Electrical Safety yang lain yaitu GROUNDING/EARTHING alias PENTANAHAN/PEMBUMIAN.

Ada 2 tipe yang umumnya dipakai yaitu yang menerapkan grounding 1 titik alias digabungkan (Integrated) dan yang memisahkan grounding sesuai dengan fungsi dan lingkupannya. Ini bisa disebut grounding terpisah (Separated).

Untuk grounding sebaiknya digabungkan jadi satu, didesain jangan sampai V = Z.I yang akan menyebabkan coupling arus secara galvanic kepada bagian instalasi lain yg sensitif, seperti pada instrumen yg umumnya sensitif terhadap perubahan arus.

Untuk grounding rod electrode sebaiknya dipisah pisah, agar beda potensial bumi di berbagai titik ground jangan sampai terlalu besar, karena ada potensi tegangan tanah besar antar ground.

Sedangkan fungsi utama GROUNDING adalah SAFETY. Ya safety untuk personel (manusia), safety untuk power system (keandalan), dan juga untuk peralatan penunjang (elektronik, telekomunikasi, kontrol, dll).

Dengan penyatuan grounding, kondisi delta V=0 alias tidak ada beda potensial di semua titik bisa didapatkan sehingga aman bagi personel. Tapi jika terjadi fault (hubung singkat, dll) dan juga sambaran petir, maka peralatan kontrol dan elektronik juga relay-relay yang sensitif bisa terkena dampaknya. Mungkin kita sering mengalami mobil2 di parkiran alarm-nya berbunyi ketika hujan disertai petir.

Jika dipisah, tentu bisa timbul tegangan langkah (step voltage) antara titik-titik yang tidak terhubung secara langsung (solidly grounded). Ini tentu saja harus diantisipasi juga.

Jadi ya, mau kita menggunakan Integrated Grounding atau Separated Grounding, harus diperhatikan aspek-aspek SAFETY baik untuk personel, peralatan, dan system kelistrikan itu sendiri. Artinya kalau kita memilih separated grounding ya pastikan keseluruhan grounding kita mengikuti standard grounding yang terpisah supaya fungsi SAFETY tercapai. Begitupula kalau kita memilih Integrated Grounding.

Dalam sistem distribusi tegangan tinggi pun kita mengenal sistem tidak ditanahkan (Unearthed System). Tujuannya untuk mendapatkan supply tegangan dan arus yang kontinyu.

Intinya sih, setiap pilihan ada konsekuensinya. Pastikan kita tahu pilihan kita dan konsekuensinya sehingga bisa mengantisipasi jika ada sesuatu di kemudian hari.

#salamberbagi